Halaman Utama »
» HIMPUNAN MAHASISWA MEDAN REPUBLIK ARAB MESIR

HIMPUNAN MAHASISWA MEDAN REPUBLIK ARAB MESIR

Di tulis oleh HMM Mesir Pada hari Tuesday, October 11, 2011 | 7:32 AM

Himpunan Mahasiswa Medan yang telah berdiri enam tahun lebih, ternyata telah banyak mengalami perubahan dan tambahan dari masa-kemasa. Eksistensi HMM sebagai organisasi kekeluargaan telah mulai dirasakan keberadaannya dikalangan Mahasiswa Mesir. Dengan berbagai kegiatan dalam taraf go-in, ataupun melalui aktifitas anggota di berbagai kegiatan PPMI. Sementara di tanah air sendiri, kiprahnya telah mulai tampak dengan bakti beberapa alumnusnya diberbagai lini masyarakat. Ada yang menjadi rektor disebuah universitas, pembina rohani masyarakat, pembimbing jema’ah haji dan berbagai kegiatan lainnya. Untuk menggambarkan keberadaan HMM secara konkrit, penulis bagi dalam beberapa pokok bahasan.

A. Sejarah Berdiri

Kehadiran pelajar dan Mahasiswa Sumatra Utara di negeri kinanah (Mesir), telah lama dimulai. Sejak beberapa dasawarsa yang lalu, putra-putri terbaik daerah, silih berganti datang ke negeri para Anbiya’ Alaihimussalam, dengan niat menuntut ilmu. Setiap tahun secara kwantitas terus bertambah, yang pada akhirnya membutuhkan suatu wadah silaturrahmi dalam bentuk organisasi.

Pada awalnya, wadah ini bernama Keluarga Mahasiswa Sumatra Utara (KMSU), namun sampai pada paruh tahun 80-an wadah ini sempat mengalami kevakuman, karena terjadinya perbedaan persepsi antar anggota KMSU dalam menyikapi pemberlakuan azas tunggal sebagai asas organisasi. Sehingga sampai tahun 1996 tepatnya melalui musyawarah dan kesepakatan bersama pada rapat anggota tanggal 28 Maret 1996, dibentuklah wadah baru menggantikan KMSU dengan nama Himpunan Mahasiswa Medan (HMM), yang beberapa bulan sebelumnya telah berdiri organisasi kekeluargaan KPTS (Keluarga Tapanuli dan Sekitarnya) yang khusus mewadahi mahasiswa/i yang berasal dari daerah Tapanuli. Adapun mereka yang namanya terekam dalam memori HMM sebagai perintis terbentuknya organisasi ini adalah; H. Zainal Arifin MA, Alm. Rusydi Wasa Lc, H. Fajrul Haq Lc, H. Syamsul Marpaung Lc, Syukri, H. Abd. Rahim Adam, H. Surisno Gatot Lc., H. Razali Indra Gunawan, H. Nurul Huda dan H. Amir Hasan. Tentunya hal ini juga dibarengi dengan program dan orientasi yang baru.

Wadah HMM terus terus berlangsung dan tetap eksis untuk menjalankan misi dalam mencapai cita-citanya hingga sekarang. Tentu saja dalam menjalankan roda organisasi ini, yang namanya halangan dan rintangan pastilah ada, datangnya pun silih berganti. Sehingga agar semangat kebersamaan ini tidak pupus dibutuhkanlah sebuah pengorbanan dan motivasi yang jelas sebagai pemberangkatan. Maka tak salah para penggerak organisasi ini berpegang kepada firman Allah swt. yang berbunyi : 

“Tidak sepatutnya umat muslim itu pergi seluruhnya ke medan perang, mengapa sebahagian dari mereka (dari tiap-tiap golongan) tidak pergi menuntut ilmu agama, agar mereka dapat memberi peringatan pada kaumnya ketika mereka kembali, dan agar mereka dapat menjaga dirinya.” ( Q.S at-Taubah : 22 ).

Berangkat dari ayat inilah, seluruh anggota Himpunan Mahasiswa Medan Kairo, merasa bahwa meraka adalah komunitas kecil dari masyarakat Sumatera Utara yang sedang mendapat amanah untuk menimba ilmu dan memiliki tanggungjawab moral ketika kembali ke kampung halaman untuk membangun daerah dan masyarakat mereka.

B. Tujuan

Sesuai dengan Anggaran Dasar Himpunan Mahasiswa Medan Bab II pasal 6, secara global HMM bertujuan : 1. Menjalin hubungan silaturrahmi 2. Menggalang persatuan dan kesatuan 3. Wadah untuk meningkatkan prestasi akademis 4. Mengembangkan nalar intelektual 5. Meningkatkan kesejahteraan anggota

C. Target

Himpunan Mahasiswa Medan (HMM) memiliki tujuan futuristik yang prospektif, yang berorientasi kepada pengabdian ke-Islaman dan ke-Indonesiaan, khususnya propinsi Sumatera Utara yang nota bene sebagai kancah perjuangan para alumnus Azhar yang berasal dari Sumatera Utara. Kota Medan tanah air Indonesia, khususnya Medan sebagai kancah perjuangan. Telah banyak alumnus al-Azhar yang berasal dari Sumatra Utara yang mengabdi di tanah air, seperti;: Prof. Dr. Abdullah Syah, Alm. Prof. Dr. Harun Nasution, Dr. Daud Rasyid, Mahmud Abdul Aziz MA, Prof. Dr. Yakub Matondang dan yang lainnya. Sementara sebahagian yang lain, tidak sedikit yang mengabdi di luar negeri ( Malaysia, Singapura dan Brunai Darussalam). Medan juang dan dakwah di Sumatra Utara amatlah besar dan penuh tantangan. Sehingga menuntut adanya planning yang mantap dan dukungan berbagai pihak guna menghasilkan program yang optimal dan universal melalui pembinaan mental dan intelektual. Alhamdulillah sungguh merupakan suatu kebahagiaan pada bulan Oktober 1998 melalui “Rapat Akbar” para alumnus al-Azhar yang berada di Kota Medan berhasil membentuk sebuah ikatan sebagai wadah silaturahmi dan penyatuan potensi para alumnus al-Azhar yang berada di kota Medan dengan nama Safiirul Azhar yang diketuai oleh Bapak Prof. Dr. Abdullah Syah MA, dan Ust. Mahmud Abdul Aziz MA. sebagai ketua Dewan Penasehat.

D. Ketua Dewan HMM dari Masa Kemasa

Dewan HMM adalah lembaga tertinggi HMM yang terdiri dari orang-orang yang berjasa mendirikan wadah HMM dan menjaga kesinambungan HMM. Dewan HMM juga berperan sebagai Dewan pembina dan Dewan Konsultatif. Saat ini Dewan HMM berjumlah 13 orang. Adapun ketuanya dari masa-masa :

Periode I Masa Bakti 1996-1997 Alm. H. Rusydi Wasa Lc.
Periode II Masa Bakti 1997-1998 H. Muhammad Fauzi Lubis Lc.
Periode III Masa Bakti 1998-1999 H. Amir Hasan
Periode IV Masa Bakti 1999-1999 H. Amir Hasan
Periode V Masa Bakti 1999-2000 H. Amir Hasan
Periode VI Masa Bakti 2000-2001 H. Razali Indra Gunawan
Periode VII Masa Bakti 2001-2002 H. Muhammad Rahmatullah

E. Ketua Dewan Pengurus HMM dari Masa Kemasa

Periode I Masa Bakti 1996-1997 Alm. H. Rusdi Wasa Lc.
Periode II Masa Bakti 1997-1998 H. Muhsin Mahmud Lc.
Periode III Masa Bakti 1998-1999 H. Sulaiman Abd. Ghaffar
Periode IV Masa Bakti 1999-1999 H. Muhammad Rahmatullah, tapi jabatan ketua ini terpaksa harus dialihkan kepada Sdr. Yusuf Sinaga yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua DP-HMM, karena Sdr. Muhammad Rahmatullah terpilih menjadi Ketua Umum Persatuan Pelajar & Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir. Masa kepengurusan ini juga tidak mencapai satu tahun, karena Rapat Anggota Tahunan yang seharusanya dilakukan pada bulan Pebruari 2000 berbenturan dengan ujian semester dan waktu pelaksanaan ibadah haji. Sehingga jadwal Rapat Anggota dimajukan ke bulan Desember 1999.

Periode V Masa Bakti 1999-2000 H. Adi Wijaya
Periode VI Masa Bakti 2000-2001 H. Aprizal Lubis
Periode VII Masa Bakti 2001-2002 H. Ferry Muhammad Syah Lc.

Sumber

-----------------------------------------------------------------------------------------------
(Dikutip dari buku Selayang Pandang HMM, Azhar, Mesir yang diterbitkan oleh DP-HMM Mesir)


Share this article :
Artikel Yang sering dilihat
Visitor

free counters
Buku Tamu

Like Fans Facebook

Lihat berdasarkan Label

Recent Posts
Pengunjung
 
Support : Website HMM | Redaksi HMM | HMM Mesir
Copyright © 2011. HMM Mesir - All Rights Reserved
Kreasi Mahasiswa Anak Medan di Mesir Redaksi Published by Hmm Mesir
Power of HMM Mesir